banner here

11 Manfaat Vitamin B1: Ubah Makanan Jadi Energi

kapsul sambiloto,kapsul kunyit putih,kapsul kelor,obat kanker,herbal kanker,obat covid,herbal covid,obat corona
kapsul herbal,Kelor,Kapsul Sambiloto,Daun Sirsak,Jati Belanda,Kulit Manggis,Kumis Kucing,Insulin,Mengkudu,Kunyit Putih,Jati Cina di Semarang,Kapsul Binahong,Meniran,Daun Katuk,Obat Herbal
Sumber Gambar: Freepik/@xb100

Saat ini, kita masih menghadapi pandemi Covid-19. Memiliki tubuh yang lemah menjadikanmu rentan terjangkit virus, karena itu penting bagi bagi kita menjaga kesehatan tubuh dengan memenuhi asupan berbagai vitamin.

Ada berbagai vitamin yang diperlukan oleh tubuh. Mulai dari vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5 dan sebagainya. Berbagai vitamin ini tidak diproduksi oleh tubuh sendiri.

Maka dari itu, untuk memenuhi asupan vitamin kamu harus mengonsumsi berbagai makanan, buah-buahan, ataupun suplemen. Nah, dalam artikel ini akan dibahas secara mendalam mengenai vitamin B1. Mulai dari definisi, daftar manfaat hingga dosis hariannya.

Apa Itu Vitamin B1?

Vitamin B1 atau biasa disebut tiamin merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk menunjang kinerja semua jaringan tubuh. Dinamakan vitamin B1, karena ini adalah vitamin B pertama yang ditemukan oleh para ilmuwan. Ia larut dalam air dan nantinya akan dikeluarkan dalam bentuk urine.

Pada dasarnya, vitamin B1 ini berfungsi untuk mengubah makanan menjadi sumber energi bagi tubuh. Untuk memenuhi asupan vitamin B1 ini bisa kamu peroleh dengan mengonsumsi serealia, daging sapitelur, tuna, salmon, dan kacang-kacangan.

Selain itu, vitamin B1 juga bisa mencegahmu dari berbagai penyakit, termasuk salah satunya adalah penyakit beri-beri. Untuk lebih rincinya, simak manfaat vitamin B1 di bawah ini!

Fungsi & Manfaat Vitamin B1 untuk Tubuh

Vitamin B1 atau tiamin sudah sering digunakan untuk mendukung kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan produksi energi, menjaga kesehatan otak, hingga mengobati berbagai penyakit. Berikut adalah daftar manfaat vitamin B1 yang wajib kamu ketahui:

1. Meningkatkan Produksi Energi

Manfaat vitamin B1 yang pertama adalah mengkonversikan karbohidrat menjadi glukosa. Perlu Toppers ketahui bahwa glukosa sendiri berperan sebagai sumber energi sehingga metabolisme tubuh dapat berjalan dengan lancar.

Fungsi ini sendiri telah dibuktikan dari University of Maryland Medical Center, yang menyatakan bahwa vitamin B1 dapat membantu metabolisme dan menghasilkan energi dari karbohidrat.

2. Menjaga Kesehatan dan Kinerja Otak

Penelitian dari Journal of Neurology melaporkan bahwa memenuhi asupan vitamin B1 dapat mengobati penyakit ataksia (gangguan otak). Zat ini juga diketahui dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan memori, terutama untuk penderita penyakit alzheimer.

Berbagai fungsi tiamin untuk otak inilah yang menjadikannya dipanggil sebagai “vitamin moral (morale vitamin).”

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Layaknya vitamin B kompleks lainnya, Vitamin B1 juga kerap disebut sebagai vitamin “anti stres.” Mengapa demikian? Hal ini tak luput dari manfaatnya yang dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menghadapi kondisi stres.

Stres sendiri adalah salah satu faktor melemahnya sistem daya tahan tubuh, Toppers. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi tiamin, diharapkan kekebalan tubuh meningkat sehingga kamu pun bisa terhindar dari berbagai penyakit.

4. Mencegah Diabetes

Siapa sangka, ternyata vitamin B1 juga dapat mencegahmu dari penyakit diabetes. Seperti yang kita ketahui bahwa penyakit mematikan ini ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi.

Oleh karena itu, untuk mengatasinya, kamu juga bisa mengonsumsi vitamin B1. Sebab, sudah ada penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi vitamin B1 selama 6 minggu mampu menurunkan kadar gula darah.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Tiamin merupakan kunci untuk produksi asetilkolin, yakni salah satu jenis neurotransmitter yang membantu tubuh menyampaikan pesan antara saraf dan ototnya.

Tanpa adanya asetilkolin ini, jantung tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Detak jantung menjadi tidak teratur yang kemudian mengganggu fungsi jantung dan membahayakan kesehatan tubuh.

6. Menangani Masalah Ginjal

Bagi Toppers yang merupakan penderita gagal ginjal, kamu bisa mencoba mengonsumsi vitamin B1. Sebab, berdasarkan hasil penelitian dari University of Warwick di Inggris, mengonsumsi tiamin berpotensi untuk menangani keparahan penyakit gagal ginjal.

Tak hanya itu, ada pula penelitian yang melaporkan bahwa memenuhi asupan vitamin B1 (100 mg) sebanyak tiga kali sehari dalam jangka waktu 3 bulan dapat meredam gejala kerusakan ginjal, yakni mengurangi produksi albumin dalam urine.

7. Melancarkan Sistem Pencernaan

Vitamin B1 sangat baik untuk kelancaran sistem pencernaan. Vitamin ini membantu mengatur produksi asam klorida (HCl), yakni salah satu komponen yang membantu memecah ikatan asam amino sehingga pencernaan pun menjadi lancar.

Jadi, apabila Toppers sedang sulit untuk buang air besar (BAB) atau sedang mengalami diare, kamu bisa mencoba mengonsumsi makanan yang kaya akan tiamin, ya!

8. Meningkatkan Nafsu Makan

Manfaat vitamin B1 yang selanjutnya adalah meningkatkan nafsu makan, Toppers. Manfaat ini sendiri diperoleh karena tiamin mampu bekerja dengan neurotransmitter di otak sehingga tubuh dapat memberi tahu bahwa perut sedang lapar.

Tidak hanya itu, tiamin juga dapat memberitahukan tubuh bahwa perut sudah kenyang sehingga menjagamu dari makan berlebihan, Toppers.

9. Mencegah Penyakit Beri-beri

Penyakit beri-beri adalah kondisi dimana seseorang kekurangan kadar vitamin B1 atau tiamin di dalam tubuh. Gejala dari penyakit ini sendiri ditandai dengan tubuh yang lemah, kesemutan, bengkak, sesak napas, dan rasa terbakar pada bagian tangan dan kaki.

Maka dari itu, untuk mengatasinya, kamu patut mengonsumsi suplemen atau makanan yang kaya akan vitamin, Toppers. Bentuk pencegahan penyakit ini juga telah dikonfirmasikan oleh National Institutes of Health.

10. Membantu Mengobati Autisme

Autisme merupakan masalah perkembangan otak yang memengaruhi kemampuan perilaku, interaksi, dan pola pikir penderita. Suatu penelitian kecil membuktikan adanya perbaikan gejala autisme saat penderita autis mengonsumsi suplemen vitamin B1 selama 2 bulan.

Tak heran apabila tiamin ini seringkali dimanfaatkan sebagai pengobatan anak autisme, Toppers.

11. Menurunkan Risiko Terkena Katarak

Penyakit mata satu ini mengganggu penglihatan dan biasanya menyerang pada lansia. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi vitamin B1. Ini terungkap melalui penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Ophthalmology.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamn B3 dapat menurunkan risiko terkena penyakit katarak. Memenuhi asupan vitamin B kompleks, vitamin C, dan vitamin E juga dapat membantu melindungi lensa mata.

Dosis & Kebutuhan Vitamin B1

Setiap orang memiliki dosis vitamin B1 yang berbeda-beda, tergantung dengan usia dan kondisinya. Berikut adalah dosis umum vitamin B1 per harinya berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kondisi:

UmurPerempuanLaki-laki
0 – 6 bulan0,3 mg0,2 mg
7 – 12 bulan0,4 mg0,3 mg
1 – 3 tahun0,5 mg0,5 mg
4- 8 tahun0,6 mg0,6 mg
9 – 13 tahun 0,9 mg0,9 mg
14 – 18 tahun 1,0 mg1,2 mg
19 – 50 tahun1,1 mg1,2 mg
> 50 tahun1,1 mg1,2 mg

Sementara, bagi ibu hamil ataupun yang sedang menyusui memerlukan asupan vitamin B1 yang lebih banyak, yakni 1,4 mg per harinya, Toppers.

Vitamin B1 atau tiamin memiliki berbagai manfaat dan menjadi nutrisi wajib yang ada dalam tubuh. Oleh karena itu, jangan sampai kamu kekurangan vitamin B1 ya.